Rabu, 05 Februari 2014

DAYA KATA-KATA DAN KEJERNIHAN JIWA

http://annangws.blogspot.com/2014/02/daya-kata-kata-dan-kejernihan-jiwa.html
Kata–kata adalah bahasa hati, yang seharusnya lahir dari rahim nurani. Bukan hanya terucap lewat lisan, tidak hanya menjadi pemanis mulut, tetapi setiap huruf yang muncul dan terangkai menjadi sebuah kata adalah bentuk dari bahasa nurani yang lahir dari kejernihan kalbu. Sehingga bahasa hati yang tertuang lewat kata–kata itu akan menjadi penyimpul dari pemilik hati itu. Kalau pemilik hati ini memiliki kejernihan jiwa dan kebeningan kalbu yang berangkat dari iman yang kokoh, kata–kata pun hadir bagai embun, ketika dilihat jernih, ketika dirasakan, ia akan terasa menyejukkan siapapun yang melihatnya. Sebaliknya ketika hati itu terkotori oleh kekotoran jiwa, maka kata yang tertuang pun akan mencerminkan sang pemilik hati yang jiwanya masih kotor.

Kata–kata yang muncul dari pemilik hati yang memiliki kejernihan jiwa dan kepekaan nurani, ia akan seperti embun, yang selalu hadir dipagi hari, masih memiliki banyak energi, yang memiliki daya yang mampu menarik dedaunan pagi untuk tersinggahi oleh embun pagi, yang memiliki daya untuk menarik apapun dan siapapun yang melihatnya dan merasakan kesegarannya. Kata–kata yang berasal dari buah kebeningan hati yang muncul dari kekuatan iman, ia akan mampu menarik apapun dan siapapun untuk merasakan kekuatan dari kata–kata itu. Kata–kata yang muncul dari kejernihan jiwa, ia juga seperti matahari pagi, terasa hangat dan menghangatkan dan bermanfaat bagi makhluk hidup. Ada hubungan yang erat antara kekuatan kata–kata dengan kebeningan hati serta kekuatan iman. Ketiganya akan menjadi kekuatan yang maha dahsyat.

Dan sampai kapanpun, kekuatan kata itu akan senantiasa ada selama kejernihan jiwa, kekokohan jiwa, kepekaan nurani, itu selalu menyertai setiap huruf yang tertuang menjadi kata–kata.
Kata–katanya menyejukkan dan tidak menyesatkan.
Kata–katanya akan menguatkan jiwa, dan tidak melemahkan.
Kata–katanya akan menimbulkan semangat baru, bukan penghancur semangat.
Kata–katanya memiliki makna keimanan, bukan dengki, dendam, dan hal–hal yang mengotori jiwa.
Dan inilah kekuatan kata–kata itu.
Jika kata–kata itu akan terus bersama kejernihan hati yang timbul akibat kekuatan iman, ia akan menjadi kekuatan dahsyat yang mampu mengalahkan apapun, dan dia tetap hidup sampai kapanpun.

Mari kita raih ridha Allah dengan kata-kata dari jiwa yang jernih...

Semoga Manfaat

Judul: DAYA KATA-KATA DAN KEJERNIHAN JIWA
Rating: 100% based on 99998 ratings. 4.5 user reviews.
By Annang Wibowo
Terimakasih Atas Kunjungan Sahabat... Silahkan tulis kritik dan saran di kotak komentar
Barakallahu Fiikum