Sabtu, 19 Januari 2013

KAROMAH ADALAH ANUGERAH ALLAH

Kesuksesan ekspansi dakwah Islam diseluruh penjuru negri tidak terkecuali Indonesia amat sangat membutuhkan peran dunia spiritual. Bahkan peranannya amat penting. Hal-hal yang bersifat mistis, transendental atau ghaib sebenarnya telah ada semenjak Rasulullah belum diangkat menjadi Nabi, bahkan ketika beliau baru lahir dari rahim ibu mulia Aminah. Irhas yang kerap  muncul dari diri Muhammad kerap ditemukan oleh orang awam hingga para ahli maupun pendeta Nasrani seperti  kisah pendeta Bukhairo. Banyak cacatan-catatan sejarah mutawatir menjelaskan tentang hal-hal nyleneh diluar akal manusia normal. Hanya saja ilmu semacam mukjizat dan KAROMAH ini tidak akan bisa diyakini 100% kecuali oleh mereka yang merasakannya melalui tahapan-tahapan riyadloh panjang. Karena itu jangan heran Jika WAHABI kerap menafikan KAROMAH yang dimiliki para wali dan mengaggapnya sebagai ILMU SETAN! 

Jangan jangan Wahabi juga menganggab Karomah Sahabat Nabi sebagai Ilmu Setan ?

Menjadi seorang fanatik adalah keniscayaan  jika memang kebenaran yang diyakininya adalah hal-hal yang bersifat  qot’ie, pasti (ma’lumun minaddini biddorurot).  Sebaliknya jika fanatisme dipraktekkan dalam masalah furuiyyah maka tidak selayaknya perbedaan tersebut menjadi legitimasi untuk mengklaim sesat, setan, kafir, khurofat dan segala bentuk klaim keji lainnya.

Alasan Wahabi Menafikan Karomah Wali

Alasan utama wahabi menolak adanya KAROMAH dari para WALI ALLAH adalah karena hal-hal yang bersifat mistis, seolah karomah para wali itu tidak ada dizaman Nabi dan Sahabat Nabi. Menurut mereka seandainya ada  maka pasti Nabi dan sahabat-sahabatnya akan menyuruh umatnya melakukan hal yang sama. Dengan demikian apa yang ditampakkan oleh para wali berupa keistimewaaan KAROMAH pasca Nabi dan sahabatnya dianggap sebuah kesesatan yang tidak pernah diajarkan dalam Syari'at Islam.

Sengaja atau tidak, klaim sesat dan istilah karomah setan dari kubu wahabi adalah penghakiman sepihak dari mereka yang melihat Islam hanya dari kulit luar saja. Layaknya buah kelapa haruslah melewati empat tahapan agar dapat melihat dan merasakan intisari dari air kelapa. Wahabi hanya sampai pada tingkatan mengupas kulit kelapa bagian paling luar saja dan tidak membuka tabir-tabir kulit berikutnya. Perlu adanya kajian khusus bagi mereka terkait pendalaman  Islam, Iman  dan Ihsan, Syari'at, Thoriqot dan Hakikat seperti yang diajarkan Rasulullah kepada para sahabatnya. Walaupun kenyataannya mayoritas muslim dunia hanya mengenal Islam sebatas pada sisi syari'at saja, karena ulama yang membimbing kepada thoriqot dan hakikat sangat langka apalagi di era sekarang.


Baca Postingan Sebelumnya Iman, Islam & Ihsan Dalam Bimbingan Kekasih Nya

Dunia spiritual adalah dunia ‘RASA’. Setiap orang  tidak akan mengimani itu kecuali merasakan dan melihatnya langsung  dengan mata lahir, mata batin,  jiwa, akal dan fikirannya sendiri. Dan ini sering dikait-kaitkan Wahabi dengan istilah bid’ahnya Tauhid Rububiyyah!  Manusia Tidak  akan bisa mencapai penglihatan ghaib dengan bacaan dzikir apapun walaupun dari seorang muslim yang ahli ibadah sekalipun! Karenanya bagi mereka KAROMAH wali adalah Sesat dan khurofat. mereka mengaggapnya sebagai talbisul iblis, sementara para praktisi dunia Sufi seperti Imam Junaid melihat masalah ini dengan bijak dan netral berkata:

“Apabila kalian melihat seseorang berjalan di atas air atau terbang di udara maka janganlah mempercayainya dan tertipu dengannya sampai kalian mengetahui bagaimana dia dalam mengikuti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam”.

Intinya Sunnah sebagai timbangan dari karomah-karomah wali tersebut, apakah tergolong wali Allah atau setan?

Bagaimana mungkin orang yang mencapai derajat istiqomah tertinggi dan merasakan kelezatan ibadah secara utuh hanya karena Ridlho-NYa disamakan dengan orang yang ibadahnya hanya takut kepada neraka dan menginginkan surga saja???

Mengapa Sahabat Nabi Tidak Memiliki Karomah???

Salah,.. ya klaim itu SALAH BUANGET!!!

Karomah tentang mengetahui hal-hal ghaib bagi para Sahabat Nabi adalah hal yang sangat lumrah. Bahkan nabi memiliki sahabat khusus yang bisa membedakan mana orang munafik dan tidak, adalah Hudzaifah bin Yaman sohibussirri Rasulillah.  Bagaimana dengan sahabat-sahabat pilihan lainnya terutama Khulafaurrasyidin dan pemilik gelar Siddiqiyyah Kubro (gelar derajat paling mulia setelah nabi) Abu Bakkar Assiddiq? Beliau memiliki segudang karomah yang tidak dimiliki oleh sahabat-sahabat lainnya. Karena KAROMAH ADALAH ANUGERAH ALLAH

Bacalah sejarah mereka dalam kitab-kitab siroh dan hadits-hadits tentang kemuliaan para sahabat, karomah mereka sangat nyata dan itu muncul karena keistiqomahan yang secara ketat mengikuti alur hidup Rasulullah SAW. Silahkan baca Karomah Sahabat Nabi

Mukjizat, Karomah, Maunah, Irhas adalah sebuah ANUGERAH ALLAH dan keniscayaan yang senantiasa hadir dari jiwa seorang muslim yang taat. Barang siapa mengingkari semua keitimewaan tersebut maka sebenarnya ia mengkafiri Keistimewaan ANUGERAH ALLAH SWT pada hambanya!

Semoga Bermanfaat - Salam Ukhuwah Fillah
 
Judul: KAROMAH ADALAH ANUGERAH ALLAH
Rating: 100% based on 99998 ratings. 4.5 user reviews.
By Annang ASWAJA
Terimakasih Atas Kunjungan Sahabat... Silahkan tulis kritik dan saran di kotak komentar
Barakallahu Fiikum